Zeke and The Popo Kembali Rekaman Untuk Materi Baru
September 9, 2015
Keluar tahun depan dalam format vinil.

oleh w.nugroho
foto: Iman Fattah | Zeke and The Popo

Kabar terbaru dari band Zeke and The Popo. Setelah sekian lama vakum, band indierock yang digawangi Zeke Khaseli (vokal, piano, gitar), Iman Fattah (gitar), Leonardo Ringo (drum) dan Yudi (bass) ini berkumpul kembali untuk mempersiapkan materi album terbaru mereka.

Mereka menghabiskan beberapa hari untuk melakukan rekaman. Ada dua studio yang dipersiapkan untuk rekaman ini, Black Studio di Panglima Polim. Dan yang kedua di sebuah studio di kawasan Bona Indah, Lebak Bulus, milik Firzi O, yang menjadi produser dari rekaman ini.

“Ini udah menginjak hari ke-7 kalo nggak salah”, ujar Iman Fattah, gitaris ZATPP kepada MTV Indonesia di tengah-tengah sesi take gitarnya pada Rabu (9/09) sore ini. Rekaman sendiri telah dimulai sejak minggu lalu, dimulai dari sesi drum yang direkam di Black Studio sampai kemudian pindah ke studio milik Firzi O di kawasan Bona Indah.

Seperti yang kita tahu, lepas album Space in The Headlines (2007), Zeke and The Popo absen dari produksi materi baru, hingga pelan-pelan menghilang dari radar. Masing-masing personilnya membuat proyeknya sendiri-sendiri. Iman dengan Raksasa dan solo-nya, begitu pula Zeke Khaseli yang sudah duluan menelurkan 1 album, sementara Leonardo berjalan dengan Leonardo and His Impeccable Six-nya.

ZATPP_colour ZATPP_colour2

Tidak sampai akhirnya, kuartet ini berkumpul kembali di sebuah malam di Ecobar, bermain di sebuah gig kecil yang digelar Oxfam yang berbicara tentang iklim. Dari situ semua bergulir dan menjadi semakin terungkap ketika di media sosial mereka satu per satu diunggah foto-foto rekaman di studio.

ZATPP6 ZATPP2

“Ide rekaman udah dari tahun 2009, materinya pun materi lama tapi nggak pernah direkam, baru kejadian sekarang. Satu lagu malah pernah masuk di soundtrack film Rumah Dara. Terus ya karena kesibukan masing-masing, jadi baru ngumpul lagi. Pas ada tawaran dari Demajors untuk bikin format vinyl. Makanya masuk (studio), itu (jadi) trigger juga sih, “ungkap Iman soal berkumpulnya mereka kembali.

Frekuensi itu pembunuh dan penyembuh..

Posted by Zeke and the Popo on Monday, September 7, 2015

 

Senada dengan Iman, Leo sendiri lebih melihat album ini nantinya sekadar menambah diskografi dari Zeke And The Popo. “Ini pun lebih nggak bisa dibilang ‘kumpul lagi’, ini lebih menambah diskografi aja. Well, band ini kan memang diskografer aja,” tambahnya.

 

 

Akan ada 3 lagu yang akan ada di materi rekaman Zeke And The Popo. Semua terdiri dari lagu lama dan lagu baru yang diaransemen ulang. Dua lagu ditulis oleh Zeke, 1 lagu oleh Leo, yang juga menyanyi di album ini. Semua diproduksi oleh demajors dalam format vinil 10 inci.

“Rencananya sih awal tahun depan baru rilis,” ungkap Leonardo.

Mengenai ekspetasi terhadap rekaman ini, baik Leonardo dan Iman mengaku nggak punya ekspetasi berlebih tentang rekaman ini nantinya.

“Cuma ada karya yang harus direkam dan dikeluarkan aja, nggak ada ekspetasi apa-apa, ” tutup Iman.