ABENK ALTER

Penyanyi dan penulis lagu yang meramu musik pop dengan unsur tradisional yang membuatnya ekletik.

Rizqi Ranadireksa atau lebih dikenal dengan Abenk sebelumnya dikenal sebagai penyanyi juga salah satu penulis lagu dari group band Soulvibe.

Lepas dari Soulvibe pada Mei lalu, Abenk yang bertransformasi menjadi Abenk Alter menjalani fase kesendiriannya sebagai musisi solo. Musiknya sendiri terinspirasi oleh karya-karya besar dari Marvin Gaye, Hall & Oates, sampai The Carpenters, serta beberapa karya terbaik musik pop Indonesia, dari Guruh Soekarno Putra Fariz RM, dan Chandra Darusman.

“Namun ketika gue lagi membuat proses kreatif menulis lagu, semua itu gue pinggirin, karena gue pengen jadi diri sendiri, “ungkapnya.

Yang menarik, ketertarikan Abenk dengan musik dan instrumen tradisional seperti gamelan dan keroncong menjadikan lagu-lagu yang diciptakannya lebih kaya warna.

“Meski belum actually gue bisa mewujudkannya secara maksimal, namun at least gue berusaha untuk inspired by gamelan, keroncong, dll.

Hal ini dibuktikan dengan debut albumnya diberi tajuk Selamat Datang.

Album debut yang dirilis di bawah label Masak Suara dan didistribusikan oleh Demajors ini bisa dibilang adalah wujud konsistensinya sebagai musisi untuk menyumbangkan sesuatu bagi tanah air dalam bidang musik. Dirilis bulan November, album Selamat Datang menjanjikan nomor-nomor pop dengan variasi beat khas, elemen synth yang menonjol, serta lirik yang jernih yang bercerita tentang pengalaman romantis yang realistis

Selain musik, Abenk sendiri adalah seorang visual artist yang mengabadikan semua karya ilustrasinya dalam album ini. Karya-karyanya juga hadir dalam berbagai pameran kolaborasi di beberapa ruang, dari mal, galeri, juga restoran dan bar serta coffee house di seputaran Jakarta.

Check out his new animated video, dari single perdananya, “Lain Waktu”

 

 

copyright: MTV.com